| 
Lahir di Purwokerto 13 maret 1984,memulai perjalanannya sebagai gitaris di Jakarta pada tahun 2007 sampai sekarang dan telah bermain dengan beberapa musisi senior Indonesia seperti Inang Noorsaid, Jilly Likumahuwa, Harry Toledo, Krishna Siregar dll, dan juga tergabung dalam quartet Kriskruise setelah sebelumnya mendirikan ensamble Jazz Guitar Connection
“…i just loved to play my guitar” |
|
 Mulai tertarik untuk bermain/mempelajari Guitar Classic pada saat SMP. Sempat tergabung dengan beberapa band baik sebagai subtitute player/Vocalis/Song Writer dan tampil untuk beberapa acara Pensi baik dalam format band dan Accoustic Perform bersama band Accoustic bernama Ratig Timur (Sempat sebagai band pembuka Ireng Maulana Allstar). Pendidikan bermusiknya di dapat melalui belajar langsung dengan beberapa Guitarist Classic senior seperti Mr. Reiner Wildt atau biasa disapa Mr. Khadir, Mr. Benny. M. Tanto, Mr. Arthur Sahelangi. Ia juga memperdalam Jazz dengan Kadek Rihardika serta memperdalam Rock bersama Medi Suckerhead, Puguh Kribo serta Indra Malelo. Namun hingga kini memilih spesialisasi di bidang Classical Guitar.
Kegiatan sekarang ini sebagai pengajar Guitar Classic dibeberapa sekolah music wilayah JABODETABEK, termasuk di Guitar School of Indonesia dan beberapa Private untuk bidang Guitar Classic/ Guiatar Pop. Untuk info lebih detail bisa di- Search di Google, dikarenakan ia juga mengeluarkan single RBT/Nada Sambung bersama rekannya yaitu Indra Malelo.
Dibawah pengawasan khusus baik dalam mengupgrade skill yang lebih matang sekarang ini sedang menempuh beberapa ujian Royal ABRSM dengan seorang Guitarist Classic Senior bernama Mr. Djaelani salah satu pengajar di sekolah musik klasik ternama di Jakarta. Saat ini, style permainannya lebih mengarah ke Guitar Classic Modern dengan tingkat kesulitan yang sangat variatif dalam memainkannya.
|
|
| 
Bisa dikatakan titik balik nya sebagai seorang musisi adalah ketika ia memperdalam musik di Berklee College of Music di kota Boston, US. Di Berklee ia benar-benar mempelajari musik dari dasar sekali, mulai dari teknik bermain gitar, teori musik, performance, music business, music technology, dan berbagai aspek musikal lainnya. Semua pengalaman dan ilmu yang ia dapat selama belajar di sana sangat membuka wawasan bermusiknya. “Dalam hal gitar secara general, Joe Satriani adalah influence yang utama baginya. Teknik permainan, komposisi, performance, image, dan kharisma dia sebagai gitaris hingga saat ini, baginya belum ada tandingannya. Tetapi dari segi teknikal, “The Holy Fusion Trinity” (Al di Meola, John Mclaughlin, dan Frank Gambale) masih tetap sumber inspirasi utama.”
“Di kelas, ia selalu mencoba seefektif mungkin dalam memberikan materi-materi yang dibutuhkan bagi murid. Menurutnya, seorang gitaris harus menguasai aspek-aspek dasar dalam bermusik, seperti teknik, teori, dsb; dan proses itu sering kali membuat murid frustasi dan berhenti di tengah jalan. Adalah sebuah kepuasan tersendiri baginya jika ia dapat dengan sukses mengantar seorang murid mencapai suatu tahapan dalam pencapaiannya sebagai seorang musisi dan gitaris khususnya.”
• Bachelor of Music (B.M), Berklee College of Music. Professional Music major. Magna cum laude. • Guitarist and songwriter of Abigail (band)
|
|
 Adham Hasnan, nama panggilannya Adam. Mulai memainkan alat musik gitar pada umur 12 tahun. Ia mulai memperdalam gitar ketika mendengar permainan Yngwie Malmsteen. Pada saat itu Ia hanya belajar alat musik gitar secara otodidak, dari buku-buku tabulatur dan video pelajaran gitar yang didapat dari temannya. Pada tahun 2002 ia memutuskan untuk mulai belajar gitar di sekolah musik lokal di Jakarta. Pada tahun yang sama ia juga membentuk band yang memainkan musik rock jepang sampai sekarang. Setelah beberapa tahun bermusik, maka tahun 2004 menentukan untuk serius belajar musik di sebuah kampus Musik di Jakarta.
Banyak musisi yang mempengaruhi cara bermainannya seperti Yngwie Malmsteen, Marty Friedmaan, Jason Becker, Steve Vai, Mathias Eklundh, Kiko Loureiro dan masih banyak lagi. Ia juga dipengaruhi oleh permainan gitar dari grup band seperti Pantera, Lamb Of God, Killswitch Engage, Arch Enemy, Protest the Heroes, dll.
Pengalaman live Adham selama ini adalah bermain bersama bandnya Sakura Drops, Shuriken ( baru mengeluarkan mini album pada bulan agustus 2008 ) di acara-acara komunitas jepang. Menjadi additional gitar Wasabi menjadi band pembuka EDANE pada acara ulang tahun Jakarta PRJ ( 2004 ), band pembuka Naif, Naff, J-Rocks ( 2006 ) PRJ dan Adie MS Twilite Orchestra Final Fantasy a Tribute to Nobou Uematsu( 2006 ) ". Selepas menyelesaikan studi musiknya, pada tahun 2008, ia bergabung dengan GSI sebagai pengajar style Rock.
|
|
|
|